Reaktualisasi Hukum Islam (Analisis terhadap Pemikiran Munawir Sjadali)

Restu Trisna Wardani

Magister Ilmu Falak UIN Walisongo

Abstract

Hukum Islam selalu layak untuk dikaji. Didalamnya sering terjadi pertentangan antara dalil yang satu dengan dalil yang lain, antara pemikiran yang satu dengan pemikiran yang lain. Sejarah hukum Islam mencatatkan banyak perbedaan pendapat dalam penentuan hukum oleh para ulama dan fuqaha. Namun, perbedaan tersebut merupakan hal yang perlu disyukuri. Sebab perbedaan adalah rahmat dan dengan adanya perbedaan, maka hukum Islam akan terus berkembang mengikuti zamannya. Seperti perkembangan hukum Islam yang terjadi saat ini, yakni mulai berkembangnya suatu pemikiran sumber hukum Islam yang seolah terlepas dari disiplin ilmu ushul fiqh. Pemikiran tersebut adalah dengan mengedepankan penentuan hukum Islam melalui pendekatan konsep maslahah. Walaupun konsep pemikiran ini terlihat berkembang belakangan, namun secara implisit telah digunakan sebagai landasan berpikir oleh para intelektual muslim. Tak terkecuali intelektual muslim Indonesia, Munawir Sjadzali. Beliau memunculkan ide mengenai “Reaktualisasi Ajaran Islam” dengan mengkonkritkan pada tiga kerangka metodologi, yakni adat, nasakh dan maslahah. Lebih mendalam, penulis akan mengupas tentang garis besar pemikiran Munawir Sjadzali beserta argumen-argumen yang melatarbelakangi konsep pemikirannya. Melalui pendekatan fiqh dan ushul fiqh, penulis juga akan menggali sedikit demi sedikit mengenai aspek pembaruan hukum Islam yang ditawarkan oleh Munawir Sjadzali.

Keywords: Reaktualisasi, Hukum Islam, Munawir Sjadzali

Full Text:

PDF

References

Sukris Sarmadi, Dekonstruksi Hukum Progresif Ahli Waris Pengganti Dalam Kompilasi Hukum Islam, (Yogyakarta: Aswaja Presindo, 2012).

Amir Nuruddin, Ijtihad Umar Ibn al-Khattab, Studi tentang Perubahan Hukum dalam Islam, (Jakarta: Rajawali Press, 1987).

As-Suyuti, Asbah wa an-Nazair, (Indonesia: Dar al-Ihya al-Kutub al-Arabiyah, t.t.).

Autobiografi Munawir Sjadzali, Dari Lembah Kemiskinan.

Farouq Abu Zaid, Hukum Islam Antara Tradisionalis dan Modernis, terj. Husein Muhammad, (Jakarta: P3M, 1986, cet. 2).

Hasbullah Mursyid, Menelusuri Faktor Sosial yang Mungkin Berpengaruh.

Ibrahim Hosen, “Beberapa Catatan tentang Reaktualisasi Hukum Islam”, dalam Muh. Wahyuni Nafis (ed), Kontekstualisasi Ajaran Islam.

Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) cet. 5.

Mahsun, “Rekonstruksi Pemikiran Hukum Islam Melalui Integrasi Metode Klasik Dengan Metode Saintifik Modern”, Al-Ahkam. Vol. 25, No. 1. (2015): 1-18. DOI: 10.21580/ahkam.2015.1.25.191.

Munawir Sjadzali, Bunga Rampai Wawasan Islam Dewasa Ini, (Jakarta: UI Press, 1994).

Munawir Sjadzali, Ijtihad Kemanusiaan, (Jakarta: Paramadina, 1997).

Munawir Sjadzali, Kontekstualisasi Ajaran Islam, (Jakarta: Paramadina dan IPHI, 1995).

Munawir Sjadzali, Polemik Reaktualisasi Ajaran Islam, (Jakarta: Pustaka Panjimas, 1989).

Yunahar Ilyas, Reaktualisasi Ajaran Islam Studi atas Pemikiran Hukum Munawir Sjadzali, dalam Jurnal al-Jamiah, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Vol. 44, Number 1, 2006.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here