IJTIHAD ‘UMAR BIN KHAṬṬĀB

Lutfi Nur Fadhilah

S2 Ilmu Falak UIN Walisongo

lutfinurfadhilah@gmail.com

Abstract

‘Umar terkenal sebagai seorang sahabat yang memiliki kemampuan mensinergikan nas dengan maqāṣid al-syarī’ah demi mewujudkan kemaslahatan dan keadilan sesuai dengan kaidah umum syariah. Kemaslahatan bisa diwujudkan dalam bentuk pertimbangan terhadap kondisi dan situasi sosial, untuk selanjutnya menafsirkan hukum yang telah mapan. Ruang lingkup ijtihad ‘Umar bin Khaṭṭāb tentang hukum Islam yang berlaku dalam syariat pada waktu itu yaitu ijtihad ‘Umar bin Khaṭṭāb pada nas-nas khusus dan ijtihad ‘Umar bin Khaṭṭāb pada masalah yang tak ada nas-nya. Adapun contoh ijtihad fikih ‘Umar adalah penghapusan pemberian hak zakat al-mu’allafah qulūbuhum, penolakan ‘Umar bin Khaṭṭab membagikan harta rampasan perang, dan penghentian hukuman potong tangan terhadap pencuri. Namun, para pemikir kontemporer beranggapan bahwa apa yang dilakukan oleh Umar adalah sesuatu yang liberal karena menyalahi nash. Padahal, jika ditelaah secara mendalam, apa yang diijtihadkan oleh Umar adalah bentuk usaha implementasi syariat Islam, bukan menyelisihinya apalagi menghapusnya.

Keywords: ‘Umar, Ijtihad, Maslahah.

Full Text

PDF

References

al-‘Akkad, ‘Abbas Maḥmūd, Abqariyatu Umar, Terj. Gazirah Abdi Ummah “Kejeniusan Umar”, Jakarta: Pustaka Azzam, 2002.

al-Gazālīy, Abū Ḥāmid, al-Mustaṣfā min ‘Ilmi al-Uṣūl, Kairo: Maktabah Dār al-Kutub al-Islāmiyyah, 2004.

al-Qardawi, Yusuf, Fiqh al-Zakah Dirasah Muqaranah li Ahkamiha wafalsafatiha fi Diui al-Qur’an wa al-Sunnah, Juz II, Cet. XXII, Beirut: Muassasah al-Risalah, 1994.

al-Sāyis, Muḥammad ‘Alī, Nasy’ah al-Fiqh al-Ijtihādī, Kairo: Silsilah al-Buḥūṡ al-Islāmiyah, 1970.

al-Sayūṭī, Jalāluddīn ‘Abd Raḥmān bin Abī Bakr, al-Jāmi’ al-Ṣagīr, Kairo: Dār al-Fikr, t.th.

al-Suyūṭī, Jalāl al-Dīn, Tārīkh al-Khulafā’, Mesir: Maṭba‘ah Sa‘ādah, 1952.

Baltaji, Muḥammad, Manhaj ‘Umar bin Khaṭṭāb fī al-Tasyrī’, Kairo: Maktabah al-Syabāb, 1998.

Departemen Agama RI, Al-Qur’an dan Terjemahannya, Bandung: JABAL, 2010.

Hajar, Ibnu, Al-Iṣābah fī Tamyīz al-Ṣahābah, Kairo: Dār al-Ma’ārif, 1323 H.

Hasan, Ibrahim, Tārīkh al-Islām al-Siyāsiy wa al-Ṡaqāfiy wa al-Ijtimā’iy, terjemahan: Sejarah Kebudayaan Islam oleh A. Bahaudin, Jakarta: Kalam Mulia, 2001.

Husein, Taha, al-Syaikhan, al-Tab’ah al-Rabi’ah, Mesir: Dar al-Ma’arif, 1969.

Jawwas, Fahmi, Posisi Naṣ dalam Ijtihād ‘Umar ibn Khaṭṭāb, Jurnal Studia Islamika, vol. 10, No. 2, Palu: STAIN Datokarama, 2013.

Mahsun, “Rekonstruksi Pemikiran Hukum Islam Melalui Integrasi Metode Klasik Dengan Metode Saintifik Modern”, Al-Ahkam. Vol. 25, No. 1. (2015): 1-18. DOI: 10.21580/ahkam.2015.1.25.191

Nu’mani, Syibli, ‘Umar yang Agung, Sejarah dan Analisa Kepemimpinan Khalifah II, Bandung: Penerbit Pustaka, 1981.

Nuruddin, Amiur, Ijtihad ‘Umar ibn al-Khattab: Studi tentang Perubahan Hukum dalam Islam, Jakarta: Rajawali Pers, 1987.

Rahman, Fazlur, Islamic Methodology in History, Pakistan: Islamic Research Institute, 1964.

Rahman, Fazhur, Membuka Pintu Ijtihad, Bandung: Pustaka, 1983.

Rawwas, Muhammad, Mausu’ah Fiqhi ‘Umar Ibn al-Khaṭṭāb RA, terj. M. Abdul Mujieb AS. Eksikloedi Fiqih Umar bin Khattab ra., Jakarta: Raja Grafindo Persada, 1999.

Riḍā, Rasyid, Tafsīr al-Manār, Juz X, Mesir: Matba’ah al-Manar, 1928.

Sābiq, Al-Sayyid, Fiqh al-Sunnah, Jilid I, Beirut: Dār al-Fikr, 1983.

Shobirin, Ijtihad Khulafā’ al-Rasyidīn, Semarang: RaSAIL Media Group, 2008.

Yusdani, Amir Mualim, Ijtihad dan Legislasi Muslim Kontemporer, Yogyakarta: UII Pers, 2004.

Zahrah, Muḥammad Abū, Muḥāḍarah fī Tārīkh al-Mażāhib al-Fiqhiyyah, Mesir: Maṭba’ah al-Madānī, t.th.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here